Minggu, 20 November 2016

NHW#5 Belajar Bagaimana Caranya Belajar


Materi belajar bagaimana caranya belajar ini mengenali bagaimana saya selaku orang tua harus mengetahui terlebih dahulu bagaiamana cara saya belajar, sebelum akhirnya bisa menganalisa bagaimana anak-anak saya belajar. Menganalisa gaya belajar  ini, prosesnya cukup lama. Harus mengetahui gaya belajar masa lalu, gaya belajar masa sekarang dan mengetahui proses belajar saat ini serta harus ada proses review dari model gaya belajar yang saya terapkan saat ini.

Berikut tahapan proses belajar saya, selaku ibu yang sedang belajar untuk menjadi ibu professional.

TAHAP 1 Mulai dengan masa lalu

Saya sangat senang membaca buku terutama buku psikologi dan buku bisnis. Saya juga kuat dihafalan, apalagi saya di pesantren banyak materi yang harus dihafal dan itu yang sangat saya suka. Hafalan Qur’an, hafalan hadits dan hafalan nushus atau kata-kata hikmah dalam bahasa Arab. Semua saya hafalkan dengan rasa senang dan tanpa beban.

Cara belajar saya adalah secara visual, harus mendengarkan guru dan kadang mencatat yang perlu. Untuk ujian saya harus menghafal dari sumber buku aslinya, bukan dari catatan saya sendiri. Catatan ada hanya untuk melengkapi yang tidak ada di buku pelajarannya. Itulah mengapa kadang saya menganggap saya kurang kritis terhadap materi pembelajaran. Semua bahan saya bisa hafalkan dalam beberapa waktu saja. Tidak heran, pelajaran yang banyak menghafal selalu mendapat nilai bagus.

Karena kecenderungan saya menghafal, maka saya sangat menyukai belajar sendiri dengan mendengarkan nasyid dan ditemani berbagai makanan dan minuman agar tidak suntuk J. Untuk mengevaluasi hasil belajar saya, biasanya saya berdiskusi atau tanya jawab dengan teman-teman yang memang sudah belajar sebelumnya. Jadi, kalaupun belajar kelompok, ya setiap orang harus belajar memahami materinya dulu untuk kemudian berdiskusi. Kalau untuk hafalan Qur’an, maka feed backnya dengan system setoran hafalan dan langsung dikoreksi oleh teman yang saya pilih untuk mendengarkan hafalan saya.

TAHAP 2 Teruskan ke masa sekarang, ambil mata pelajaran dalam universitas kehidupan ini.

Sekarang ini, saya sangat berminat untuk memperdalam bisnis online dan menulis buku, setiap harinya saya habiskan sekitar 5 jam untuk membaca ataupun mempelajarinya dengan ikut training atau pun komunitas tentang bisnis dan menulis. Tetapi, sekarang ini saya agak kerepotan untuk membaca ataupun mempelajari minat saya tersebut, karena kesibukan mengasuh 1 bayi dan 1 balita usia 2,5 tahun. Kalau sudah begitu, kadang saya berpikir apakah benar minat saya sekarang ini bisa memberikan saya kesuksesan untuk saya ataupun keluarga saya. Tetapi, saya bertemu  beberapa orang ibu yang bisa berbisnis dan menulis buku dengan sukses sekaligus bahagia dengan keluarga dan anak-anaknya. Maka, insyaallah sayapun bisa seperti mereka dengan dukungan suami, anak-anak dan orang tua tentunya.
Dengan pola belajar saya yang visual, saya sangat bisa untuk mengikuti step-step pembelajaran dari mentor melalui media video dan bisa saya praktekan langsung. Saya sangat menyukai semua hal yang berbau online, maka berbisnis online ini merupakan cara saya menyalurkan minat dan bakat saya. Sehingga kesukaan saya ini bisa sejalan dengan pola belajar saya.
TAHAP 3 Pertimbangkan Proses

Saat ini saya sedang belajar online bagaimana bisa sukses bernisnis online dari rumah, saya sangat menyukainya, karena kata-kata dari rumah ini mecuri perhatian saya. Niatan saya, saya bisa mengembangkan potensi tanpa harus meninggalkan anak-anak di rumah. Saya bisa tetap bersama mereka, dan sekaligus bisa mengembangkan minat dan bakat saya. Itulah yang membuat saya tertarik untuk mempelajarinya lebih dalam. Jujur saja, saya sangat menyukai ketika saya berdiam diri di rumah dan mengerjakan hal-hal yang membuat saya nyaman. Berselancar di dunia maya, menuliskan perasaan-perasaan saya di blog itu hobi saya dari sebelum menikah. Tentunya ditemani nasyid dan cemilan. Hal ini bisa berlangsung beberapa jam, dan bisa lupa hal lain kalau tidak ada alarm yanh mengingatkan.  

Untuk memperdalam minat saya menulis dan berbisnis online saya sangat membutuhkan mentor, apalagi saya berniat untuk menulis buku maka saya harus mencari komunitas ataupun “sekolah” yang bisa menampung minat saya. Saya sudah menemukannya Alhamdulillah, tinggal mengeksekusinya. Menunggu dananya terkumpul. 

TAHAP 4 Buat Review

Untuk menemukan kesuksesan diperlukan review hasil dari yang sudah dikerjakan. Saat ini saya sedang mengikuti training dengan system DO jika tidak mengerjakan tugas. Alhamdulillah untuk saat ini, saya selalu mengerjakan tugas dengan baik dan masih bisa belajar di kelas mentor saya tersebut. Ini indikasi yang saya kerjakan sudah benar.

Tugas yang saya kerjakan memang sudah benar, tetapi saya berpikir belum maksimal mengerjakannya. Masih dikerjakan ketika sudah dekat dengan deadline, jadi seharusnya tugas saya tersebut bisa dikerjakan lebih baik lagi, kalau dikerjakan jauh-jauh hari sebelum deadline.

Walaupun begitu saya sangat menyukai berada didunia bisnis online ini sekarang. Mengerjakan tugas-tugas dari mentor yang timingnya kadang tidak tepat dengan kondisi anak-anak yang sedang aktif-aktifnya. Tetapi karena saya merasa ini adalah saya diri sendiri, saya selalu bisa menyempatkan waktu untuk mengerjakan dan mempelajari materinya ditengah-tengah kesibukan tersebut.

Untuk saat ini, saya belum merasa sukses dari kerja keras saya dalam melatih bakat di bisnis online, apalagi dalam pembuatan buku masih sangat jauh. Masih harus banyak belajar lagi, lagi dan lagi. Tidak ada kata menyerah untuk meraih sukses yang kita targetkan. Semoga Allah memberikan kekutan untuk terus menjalani proses menuju sukses tersebut, hingga akhirnya datang yang kita targetkan kesuksesan itu. Aamiin



Tidak ada komentar:

Posting Komentar