Materi belajar bagaimana caranya belajar ini
mengenali bagaimana saya selaku orang tua harus mengetahui terlebih dahulu
bagaiamana cara saya belajar, sebelum akhirnya bisa menganalisa bagaimana
anak-anak saya belajar. Menganalisa gaya belajar ini, prosesnya cukup lama. Harus mengetahui
gaya belajar masa lalu, gaya belajar masa sekarang dan mengetahui proses
belajar saat ini serta harus ada proses review dari model gaya belajar yang
saya terapkan saat ini.
TAHAP 1 Mulai dengan masa lalu
Saya sangat senang membaca buku terutama buku
psikologi dan buku bisnis. Saya juga kuat dihafalan, apalagi saya di pesantren
banyak materi yang harus dihafal dan itu yang sangat saya suka. Hafalan Qur’an,
hafalan hadits dan hafalan nushus atau kata-kata hikmah dalam bahasa Arab. Semua
saya hafalkan dengan rasa senang dan tanpa beban.
Cara belajar saya adalah secara visual, harus
mendengarkan guru dan kadang mencatat yang perlu. Untuk ujian saya harus
menghafal dari sumber buku aslinya, bukan dari catatan saya sendiri. Catatan ada
hanya untuk melengkapi yang tidak ada di buku pelajarannya. Itulah mengapa
kadang saya menganggap saya kurang kritis terhadap materi pembelajaran. Semua bahan
saya bisa hafalkan dalam beberapa waktu saja. Tidak heran, pelajaran yang banyak
menghafal selalu mendapat nilai bagus.
Karena kecenderungan saya menghafal, maka saya
sangat menyukai belajar sendiri dengan mendengarkan nasyid dan ditemani
berbagai makanan dan minuman agar tidak suntuk J. Untuk mengevaluasi
hasil belajar saya, biasanya saya berdiskusi atau tanya jawab dengan
teman-teman yang memang sudah belajar sebelumnya. Jadi, kalaupun belajar
kelompok, ya setiap orang harus belajar memahami materinya dulu untuk kemudian
berdiskusi. Kalau untuk hafalan Qur’an, maka feed backnya dengan system setoran
hafalan dan langsung dikoreksi oleh teman yang saya pilih untuk mendengarkan
hafalan saya.
TAHAP 2 Teruskan ke masa sekarang, ambil mata
pelajaran dalam universitas kehidupan ini.
Sekarang ini, saya sangat
berminat untuk memperdalam bisnis online dan menulis buku, setiap harinya saya
habiskan sekitar 5 jam untuk membaca ataupun mempelajarinya dengan ikut
training atau pun komunitas tentang bisnis dan menulis. Tetapi, sekarang ini
saya agak kerepotan untuk membaca ataupun mempelajari minat saya tersebut,
karena kesibukan mengasuh 1 bayi dan 1 balita usia 2,5 tahun. Kalau sudah
begitu, kadang saya berpikir apakah benar minat saya sekarang ini bisa
memberikan saya kesuksesan untuk saya ataupun keluarga saya. Tetapi, saya
bertemu beberapa orang ibu yang bisa
berbisnis dan menulis buku dengan sukses sekaligus bahagia dengan keluarga dan
anak-anaknya. Maka, insyaallah sayapun bisa seperti mereka dengan dukungan
suami, anak-anak dan orang tua tentunya.
Dengan
pola belajar saya yang visual, saya sangat bisa untuk mengikuti step-step
pembelajaran dari mentor melalui media video dan bisa saya praktekan langsung. Saya
sangat menyukai semua hal yang berbau online, maka berbisnis online ini
merupakan cara saya menyalurkan minat dan bakat saya. Sehingga kesukaan saya
ini bisa sejalan dengan pola belajar saya.
TAHAP 3 Pertimbangkan Proses
Saat ini saya sedang
belajar online bagaimana bisa sukses bernisnis online dari rumah, saya sangat
menyukainya, karena kata-kata dari rumah ini mecuri perhatian saya. Niatan saya,
saya bisa mengembangkan potensi tanpa harus meninggalkan anak-anak di rumah. Saya
bisa tetap bersama mereka, dan sekaligus bisa mengembangkan minat dan bakat
saya. Itulah yang membuat saya tertarik untuk mempelajarinya lebih dalam. Jujur
saja, saya sangat menyukai ketika saya berdiam diri di rumah dan mengerjakan
hal-hal yang membuat saya nyaman. Berselancar di dunia maya, menuliskan
perasaan-perasaan saya di blog itu hobi saya dari sebelum menikah. Tentunya ditemani
nasyid dan cemilan. Hal ini bisa berlangsung beberapa jam, dan bisa lupa hal
lain kalau tidak ada alarm yanh mengingatkan.
Untuk memperdalam minat saya menulis dan
berbisnis online saya sangat membutuhkan mentor, apalagi saya berniat untuk
menulis buku maka saya harus mencari komunitas ataupun “sekolah” yang bisa
menampung minat saya. Saya sudah menemukannya Alhamdulillah, tinggal mengeksekusinya.
Menunggu dananya terkumpul.
TAHAP 4 Buat Review
Untuk menemukan kesuksesan diperlukan review
hasil dari yang sudah dikerjakan. Saat ini saya sedang mengikuti training
dengan system DO jika tidak mengerjakan tugas. Alhamdulillah untuk saat ini,
saya selalu mengerjakan tugas dengan baik dan masih bisa belajar di kelas
mentor saya tersebut. Ini indikasi yang saya kerjakan sudah benar.
Tugas yang saya kerjakan memang sudah benar,
tetapi saya berpikir belum maksimal mengerjakannya. Masih dikerjakan ketika
sudah dekat dengan deadline, jadi seharusnya tugas saya tersebut bisa dikerjakan
lebih baik lagi, kalau dikerjakan jauh-jauh hari sebelum deadline.
Walaupun begitu saya sangat menyukai berada
didunia bisnis online ini sekarang. Mengerjakan tugas-tugas dari mentor yang
timingnya kadang tidak tepat dengan kondisi anak-anak yang sedang
aktif-aktifnya. Tetapi karena saya merasa ini adalah saya diri sendiri, saya
selalu bisa menyempatkan waktu untuk mengerjakan dan mempelajari materinya
ditengah-tengah kesibukan tersebut.
Untuk saat ini, saya belum merasa sukses dari
kerja keras saya dalam melatih bakat di bisnis online, apalagi dalam pembuatan
buku masih sangat jauh. Masih harus banyak belajar lagi, lagi dan lagi. Tidak ada
kata menyerah untuk meraih sukses yang kita targetkan. Semoga Allah memberikan
kekutan untuk terus menjalani proses menuju sukses tersebut, hingga akhirnya
datang yang kita targetkan kesuksesan itu. Aamiin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar