Senin, 15 Februari 2021

Belajar Dari Nabi Ibrahim 2

 2. Membuat Visi Pengasuhan

Dalam membuat visi pengasuhan ini yang harus diperhatian adalah peran antara ayah dan bunda.  Dimana ayah sebagai Kepala sekolah dan ibu sebagai sekolahnya. Jangan sampai ada pertukaran peran agar visi pengasuhan dapat berjalan dengan baik. 


Visi Pengasuhan Ibrabim (Qs.Ibrahim :35-37)
A.  Akidah/Tauhid (14:35)
"..Jauhkan aku beserta anak cucuku agar tidak menyembah berhala".
🔹 Pendidikan , Tanamkan Tauhid yang benar pada anak dan jauhkan anak-anak dari kemusyrikan baik (permainan,media-media atau tontonan anak, dll)


🔹 Senantiasa Mendoakan Anak, Ibrahim adalah figur orangtua yang sangat kuat dalam doanya. Ia melepaskan Ismail dengan doa "Rabbana inni askantu mindzurriyati..".
Ini pelajaran bagi orangtua, saat orangtua tidak dapat membersamai anak maka kuatkan doa agar anak kita senantiasa dalam penjagaan Allah.

🔹 *Menjauhkan anak dari syaiton, berdoa agar anak jauh dari gangguan syaiton*
Tidak boleh ada kebiasaan syaiton di rumah kita, karena itu akan mempersulit kita mendidik generasi.

Sebagaimana Hannah istri Imran yang meminta peelindungan untuk maryam dari godaan syaiton, begitu pula yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim kepada Ismail dan Ishaq yang kemudian dilakukan pula oleh Rasulullah _Shallallahu 'alaihi wa sallam_.

Diriwatkan dari Abdukkah bin Abbas _Radhiyallahu anhu_ dia berkata : Nabi _Shallallahu 'alaihi wa sallam_ memohon perlindungan kepada Allah untuk Hasan dan Husain. Beliau bersabda, "Moyang kalian (Ibrahim) meminta perlindungan kepada Allah untuk Ismail dan Ishaq dengan ucapan berikut, _A 'uudzu bikalimaatillaahittammah, min kulli syaithaanin wa hammatin, wa min kulli 'ainin lammatin_ (artinya : Aku berlindung kepada Allah dengan Kalimat-Nya yang sempurna, dari setiap setan dan marabaya, serta dari setiap mata yang jahat)." (HR. Bukhari no.3371)

B. Ibadah (Mendirikan Shalat) (14:37)

{رَّبَّنَا إِنِّي أَسْكَنتُ مِن ذُرِّيَّتِي بِوَادٍ غَيْرِ ذِي زَرْعٍ عِندَ بَيْتِكَ الْمُحَرَّمِ رَبَّنَا لِيُقِيمُوا الصَّلَاةَ فَاجْعَلْ أَفْئِدَةً مِّنَ النَّاسِ تَهْوِي إِلَيْهِمْ وَارْزُقْهُم مِّنَ الثَّمَرَاتِ لَعَلَّهُمْ يَشْكُرُونَ} [ابراهيم : 37]

" Ya Tuhan,  sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah)  yang dihormati, ya Tuhan (yang demikian itu)  agar mereka melaksanakan shalat,  maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan berilah mereka rezeki dari buah-buahan,  mudah-mudahan mereka bersyukur."

Nabi Ibrahim berdoa agar dirinya dan keturunannya menjadi Ahli Shalat. Begitu pentingnya sholat karena sholat adalah pondasi keislaman kita, yang memisahkan diri kita dari kekafiran dan kemusyrikan. Sabarlah dalam mengajarkan anak sholat sampai ia baligh (0-15tahun).


To Be Continue ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar